BERANTEM KARENA MASALAH PERBEDAAN AGAMA & POLITIK

Discussion in 'Ruang Curhat' started by Oky Ibrahim, 1 November 2018.

Silakan gabung jadi member agar bisa posting
  1. Oky Ibrahim

    Oky Ibrahim New Member

    Selamat malam semua.

    saya ingin menceritakan tentang masalah saya dengan teman lama saya.

    dulu kami berteman saat masih kuliah,kami saling mengenal dekat satu sama lain dan saling membantu (seperti soulmate).

    namun,sekarang semuanya itu berubah. teman saya ini seperti terkena "DOKTRIN/PENGARUH" ajaran dari ormas-ormas atau kegiatan lain (dalam keagamaan/politik) yang membuat dirinya berubah.

    setiap kali,dia aktif di sosial media dia,dia selalu memposting tentang hal-hal yang berbau/bermuatan agama,politik tetapi ujung-ujungnya seperti menghina/merendahkan/mengkritik orang tapi tidak memberikan solusi dan hanya bisa lewat socmed.

    orang yang berbeda pandangan dengan dia,akan dia lawan bahkan sampai terjadi "PERANG DEBAT/DEBAT KUSIR" yang tidak menghasilkan solusi terbaik. pokoknya dia selalu ingin menang sendiri.

    bahkan lebih parahnya dia membandingkan agama yang dia anut dengan ajaran agama lain lalu menganggap agama lain itu nggak benar/salah. dia juga mempengaruhi orang untuk mengikuti ajarannya/keinginannya.

    dalam hal politik,dia selalu membela mati-matian tokoh partai politik yang dicintainya itu dengan cara membanggakan dia dan menghina/merendahkan tokoh partai politik lain.

    setiap kali saya memberikan data/fakta,selalu dia tidak bisa terima dan mengeles/cari-cari alasan untuk mempertahankan apa yang menurut dia benar.

    pada akhirnya,saya sudah bosan dan capek meladeninya. tetapi dia menyerang saya dan akhirnya kami berantem. semuanya berubah.

    Apakah ini termasuk ke dalam ujaran kebencian (hate speech)? kalau menurut kalian/teman-teman disini,bagaimana cara mengatasi hal itu?

    jujur,saya udah nggak tahu lagi harus bagaimana. apakah saya lebih baik diam dan tidak perlu berkomentar? diamkan saja. nanti juga dia jera sendiri.
     
  2. amypow

    amypow New Member

    Wah cepat atau lambat kawan kamu pasti ditangkap polisi nih. Pastinyalah itu termasuk hate speech. Solusi dari aku sih coba panggil org diatas dia, entah itu orang tua, guru, ustad/pendeta ataupun siapapunlah yg kira2 masih dihormatinya. Jelaskan kawan kamu ini kenapa dan ajak orang tersebut bicara langsung dengan dia supaya bisa menyadarkannya.
     
    Oky Ibrahim likes this.
  3. Gwlinda

    Gwlinda Member

    Kalo misalnya ada org selalu tanya2 "eh si anu org mana? Agama apa? Keturunan mana?" "si ani org mana? Agama apa? Keturunan mana?"
    Apa termasuk hate speech?
     
  4. jeniii

    jeniii Active Member

    Kalo lo nggak suka statusnya orang, lo tinggal klik unfrend atau "hide from timeline"

    #simple #dewasanyikapinsosmed
     
    Oky Ibrahim likes this.
  5. Oky Ibrahim

    Oky Ibrahim New Member

    Itu bukan Hate Speech menurut saya. tapi kalau bertanya seperti itu ada kesalahan/kurang baik.

    Itu sebetulnya pertanyaan yang biasa saja. Tidak ada salahnya. Kecuali kalau sudah menjurus ke perilaku negatif seperti menghina/mengejek dan mengajak orang lain supaya membenci orang tersebut yang berbeda keyakinan/keturunan darinya.

    Setiap orang bebas bertanya tentang itu,hanya caranya saja yang harus diperhatikan/hati-hati.
    Kalau orang yang ditanya itu tersinggung/jadi emosian,itu yang bahaya.

    Lebih baik,kita cukup tahu saja apa kebiasaan dia dari tingkah laku dia,sikap dia.
     
  6. Oky Ibrahim

    Oky Ibrahim New Member


    Saya udah coba untuk panggil Orang tua,Guru,Ustad/Pendeta/siapapun yang kira-kita masih dihormatinya,tetapi dia tetap "bersikukuh" atau merasa paling benar. Jadi saya nggak tahu harus berbuat apa lagi.

    Dia sudah benar-benar berubah. Sulit untuk menyadarkannya kecuali dirinya sendiri mau berubah dan mau kembali seperti dulu.
     

Share This Page