Entah harus berbuat apa :)

Discussion in 'Ruang Curhat' started by 16hoursappart, 11 February 2018.

Silakan gabung jadi member agar bisa posting
  1. 16hoursappart

    16hoursappart New Member

    Sudah hampir 2 tahun lamanya sejak saya menjalin hubungan dengan wanita yang bernama bunga. Wanita ini merupakan idaman saya, pasalnya dari awal saya melihatnya, sudah muncul perasaan yang berbeda ketika melihat orang lain. Awalnya saya ragu, tapi setelah mencoba memberanikan diri, yaa kami berdua cocok.

    Tidak gampang melewati 2 tahun tersebut. Dia merupakn wanita yang manja, dan aku merupakan pria pemalu, sudah bisa membayangkan bukan? Dia memberikan banyak tuntutan yang saya sebenarnya malu untuk lakukan. Tapi syukur saya bisa beradaptasi dan setidaknya bsa menjadi pria yang dia inginkan.

    Masa sma kami akan berakhir dalam waktu dekat. Kami pun mempunyai path yang berbeda, si wanita pun akan melanjutkan study di Los Angeles, tepatnya di Santa Monica College, sedangkan aku hanya akan pergi ke South China Normal University yang bertempat di Guangzhou.

    Berat untuk memikirkan bagaimana hubungan ini akan berakhir. Bayangkan saja, berada di satu kota dan hampir tiap hari bertemu pun sudah hampir selalu bertengkar, bagaimana jikalau kita dipisahkan oleh 7.232 miles dengan zona waktu 16 jam berbeda. Bagaimana aku harus melanjutkan hubungan ini, apakah aku bisa tahan, atau aku menyerah? Bagaimana jikalau di Amerika sana masih banyak pria yang lebih baik dan kaya dari aku? Bagaimana bisa aku lewatkan 4 tahun begitu. Belum lagi waktu liburan negara yang berbeda. Kapan kami bisa bertemu? Setelah 4 tahun? Aku tidak yakin.

    Selain itu, wanita mempunyai usaha yang hebat. Bisa dikatakan keluarganya merupakan penjual salah satu bagian mobil yang paling terkenal di kotaku, bahkan dia adalah distributor. Sedangkan keluargaku hanya mengandalkan ayah yang memang suatu perusahaan mobil, yang notabene bukan pemilik, dan penghasilan jauh dibawah keluarga wanita. Bayangkan saja jikalau hari ulg tahun tiba, apa yang harus ku beri?

    Wanita ini memang bukan tipe matre, ia bersedia menerimaku apa adanya, tapi tetap sebagai pria, malu jika tidak bs mengimbangi apa yang ia gunakan. Wanita selalu berkata tidak matre tapi selalu menggunakan barang branded. Apakah aku yang salah disini? Apakah aku terlalu berpikir materialistis?

    Belum lagi agama. Yaa agama, ia katolik dan aku kristen. Mungkin bagi sebagian org hal ini sama saja, karena sama sama kristen. Percayalah, ini tidak semudah yang dibayangkan. Keluarga kami merupakan keluarga religius yang sama sama aktiv di greja, jadi orang tua pun psti tidak mau memiliki agama yang berbeda.

    Bagaimana aku bisa menghadapi ldr ini? Bagaimana aku bisa bersama konglomerat dengan keadaanku yang biasa saja?
    Bagaimana kuhadapi perihal agama ini?
     
  2. rikisibarani

    rikisibarani Well-Known Member

    Tadinya saya mau bertanya, apakah kalian berdua dr segi usia maupun pekerjaan sdh bisa dikatakan mapan?

    Oke, si cewe mapan yaa....
    Dan klu dia bisa menerima kamu apa adanya, skrg bagaimana dgn orgtuanya?
    Berpikir utk mengimbangi sih wajar ..
    Klu misal mereka menerima, selesai satu dari 3 faktor keraguanmu . . .

    Perihal agama,
    Klu dia mau ngalah, ya gppa... Tapi klu tidak, ya mau gimana lg? Satu-satunya solusi ya harus ada yg ngalah . . .

    Klu dari kedua hal tadi sdh ada titik temu,
    Ya ngga perlu LDR. Nikah sekalian ,,
    Bukan mustahil setelah nikah lanjut studi lg ,,

    BUKAN HAL YG MUDAH MEMANG SEMUA ITU

    MAKA DISKUSI DGN KELUARGA PERLU DIPERTIMBANGKAN DGN BAIK-BAIK
     
  3. joamstrong

    joamstrong Active Member

    kalau menurutku sih gausa terlalu pikirin latar belakang keluarga, toh kan kalian masi melanjutkan pendidikan dan usia juga masi muda.
    Jalanin aja dulu LDR nya, karena kalau kamu mikrin latar belakang keluarga dan agama pasti jadinya males duluan.hehe

    Semangattt
     
  4. 16hoursappart

    16hoursappart New Member

    Jujur kami masih bingung dengan agma karna kami berdua memiliki latar belakang keluarga yang sangat patuh terhadap agama kami masing masing
    Kadang syaa minder sendiri berpasangan sama dia, soalnyaa menurt dia si biasa aj, tapi aku anggapnya kadang high class
     
  5. 16hoursappart

    16hoursappart New Member

    iadeh saya akan coba brbuat sebaik mungkin hehehee
     
  6. rikisibarani

    rikisibarani Well-Known Member

    Sebenarny masih sama kristen yaa
    Masih searah

    Jgn dibawa berat semua
     
  7. Despair

    Despair New Member

    LDR ya, oke itu berat dan pasti berat. itu bisa dilewati kalo kalian punya komitmen kuat, komunikasi bagus, serta keteguhan hati. dia bisa kepincut, dan lu juga bisa kepincut. berbagai kemungkinan pasti akan terjadi tapi percayalah itu semua jalan dari Tuhan. kalo misalkan harus berkahir HEY! itu bukan akhir dari segalanya. keep moving on dude, lu punya kesempatan besar studi di negeri orang dan ga banyak yang punya kesempatan itu. jadi lakukan sebisa lu biar tetap bertahan dan jaga komitmen serta keteguhan hati.

    perihal agama, religius bukan berarti beriman saudara ku. banyak orang religius tapi sedikit yang beriman. mereka yang berdevosi setiap hari belum tentu mempunyai iman yang sama kuatnya dengan mereka yang tidak pernah devosi. bukan berarti gw menjelek jelekkan orang tua kalian tapi hey, coba kalian dan keluarga kalian kilas balik ke belakang. cari tahu apa itu kristen dan apa itu katolik. kenapa mereka ada, kenapa mereka pisah, faktor apa yang menjadi pembeda dan faktor apa yang jadi pemersatu. jujur, di Katolik pun sering kita disebut sebagai umat Kristiani. Kristiani, apa itu? artinya beriman ke Kristus. Kristen mengimani siapa? sama, Kristus. tinggal bagaiman penafsirannya saja, itulah pemecah. jadi, pikirin mateng mateng, ambil langkah yang tepat. penyesalan pasti ada ga mungkin ga ada, jadi tetap lah mengambil keputusan.
     

Share This Page