Ini akhirnya.

Discussion in 'Ruang Curhat' started by Niyaaat, 17 May 2020.

Silakan gabung jadi member agar bisa posting
  1. Niyaaat

    Niyaaat Active Member

    Mungkin kalian mengetahui dr postingan2 ku terdahulu, bagaimana prjalanan kisah cintaku yg satu ini.
    Dan ini lah akhirnya..

    Stelah bbrpa waktu diriku semakin tidak yakin dgn dirinya.
    Stelah bbrpa kali kami brtengkar dan tidak dalan kondisi yang baik2 saja.

    Akhirnya aku mmberanikan diri untuk menyampaikan maksud hati yg slama ini mengganjal.
    Aku mengakhiri hubungan kami.

    Dia datang kerumahku malam2 dan memohon untuk tidk berpisah.
    Namun aku berada dalam ujung tekad ku, inilah yg slama ini aku inginkan, inilah yg sering aku fikirkan.

    Dia tidak salah. Namun diriku juga tidak. Krn mmang, aku tdk ingin menyalahkan siapa2 apalagi dirinya akan apa yg sdg ku rasakan and what i was decided.

    Ku berkata.. Pelan2 saja, perlahan.. Relakan kita berpisah. Krn aku pun masi menyayanginya meski memang, sudah tdk bsa lg bersama.

    Ku menawarkan solusi bagaimana jika kami mnjd teman baik saja, yg masi bisa berkomunikasi dan bersilaturahmi baik kapanpun kami mau.
    Krn aku pun belum mampu berpisah dengannya.
    Taakan bisa aku menghilangkannya begitu saja dr hidupku.

    Dan setelah negosiasi, akhirnya ia meng-iya kan.

    Akupun berterima kasih dan mulai menghibur dirinya yg drtd sesenggukan dihadapanku.

    Namun.. Ada yg berbeda dgnku.
    Tiba2 sajaa..air mataku jatuh.
    Ttiba hatiku sakit ketika dia mampu tersenyum pada akhirnya.

    Beribu pertanyaan berkecamuk dikepalaku.

    Apakah ini yg benar2 ak inginkan?
    Apakah aku siap?
    Bagaimana kedepannya?

    Manusia ini bukan milikku lagi.

    .........


    Diakhir pertemuan kami, malah aku yang berurai air mata tak henti2.

    Kini ia lebih bijak dan terlihat iklas, namun hal itu malah semakin membuatku tersesak.

    Ada apa dgnku?
    Bukankah ini yg aku inginkan?
    Sadarlah!

    Apakah perpisahan slalu sesakit ini?
     
  2. sabar teh, kalau memang tak mampu untuk berpisah ya jangan berpisah, kasih kesempatan yang kedua kalau emang masalahnya sepele.
     
  3. Maiia

    Maiia Well-Known Member

    Memang perpisahan itu sakit


    Tapi yakinlah, kalo kamu kekeh dan sanggup untuk ngga menghubunginya dulu, akan jauh lebih mudah untuk sembuh dari lukamu.

    Usahakan jangan dulu berkomunikasi dengannya, agar perasaanmu yg masih tersisa untuknya bisa menghilang perlahan.

    Semangat ya.
     

Share This Page