SBMPTN 2016 saya mengambil jurusan sebagai berikut : Pendidikan Dokter - Pendidikan Dokter Gigi - Teknologi Hasil Pertanian. Ketiganya di Universitas Jember. Tetapi saya bahkan nggak tahu apa itu THP karena jujur itu pilihan bapak saya, dan sejak kecil pun impian saya adalah dokter dan dokter gigi. Oh ya, saya itu orang yang kalau melakukan sesuatu harus berdasarkan motivasi yang ada. Jadi kayak gini, saya pengen kedokteran gigi atau kedokteran karena saya melihat blablabla, nah disini saya nggak tau sama sekali motivasi buat masuk THP itu apa. Ketika di bimbel, nilai tryout selalu memenuhi pilihan 1, 2, 3 tetapi Tuhan berkata lain. Saya lolos justru di pilihan 3. Setelah itu saya sempat mikir, sebagai anak baru lulus SMA yang udah cerita ke saudara-saudara yang ditemui kalau mau masuk kedokteran/kedokteran gigi, tiba-tiba aja masuknya Pertanian, wajar nggak sih kalau kita malu, gengsi gitu? Tapi saya mencoba untuk berserah diri, mungkin ini jalan yang terbaik, mungkin Allah punya rencana, mungkin pertanian lebih butuh saya dibanding kedokteran (haha, anggapan ini maksa serius). By the way, saya akhirnya suka browsing artikel tentang jurusan pertanian. Tentang kuliahnya, prospek kerjanya, apa saja yang berhubungan dengam pertanian. Dan pikiran saya terbuka lebar. Orang tua saya menawarkan saya untuk coba tes mandiri untuk kedokteran dan kedokteran gigi, tetapi setelah dipikir kenapa saya jadi lebih tertarik ke pertanian, ya? (Oh ya, saya juga diterima di polinema jurusan akuntansi manajemen tapi saya tetep klop sama pertanian, hehe). Saya ingat kata guru saya, "kuliah itu buat kerja, jangan mikir yang lain dulu." Terus saya mikir kalau mau sukses tuh dibidang mana aja bisa. Dari browsing pun saya dapat bahwa sarjana pertanian dan kebutuhan sarjana pertanian di Indonesia itu nggak seimbang. Orang masih berpikir bahwa lulusan pertanian ya kerjanya mirip mirip seperti petani dan buruh tani, padahal banyak pekerjaan yang menjanjikan. Katanya sih gitu. Nah, karena itu saya jadi semakin yakin dengan pilihan saya, saya bahkan ragu untuk mengambil tes mandiri untuk jurusan yang saya idam-idamkan sejak dulu. Tapi masalahnya, tetep ada ketakutan di dalam hati saya ketika nantinya orang lain akan meremehkan pilihan saya. Saya pernah mendengar seseorang yang kuliah pertanian ditanyain, dan tiba-tiba aja yang nanya bilang, "ngapain ambil pertanian? Pengen macul sama membajak sawah?"-_- kita ga bisa memungkiri hal itu kan? Apalagi saudara saudara saya juga kyliahnya di jurusan yang passing grade nya tinggi seperti teknik sipil, teknik mesin, akuntansi, kedokteran gigi, kedokteran hewan, dan saya menolak ujian mandiri karena hati sudah fix di THP. Bagaimana menurut kalian?
Kalau menurutqu yah sist .. Sepertinya sist terpanggil ke jurusan pertanian itu sist .. Bayangkan sj, yg sebelumnya tidak terpikirkan sama skali, malah hati qta jadi ke arah yg tak terduga .. Masa depan ada di tanganmu sist .. Kesuksesan tidak diukur dari sisi gengsinya, tapi dari kecintaan qta terhadap pilihan qta sendiri sist Qta harus mencintai pekerjaan qta biar sukses Kenapa ? Karena jika mencintainya, pasti akan dijalani dgn sepenuh hati ,,