Stiap prempuan itu pasti punya rncana prnikahan yg d impikan-- termasuk aku. Semua yg ku hayalkan hancur dgn satu kebenaran. Suatu ketika aku pernah mengarang cerita pada teman curhatku-- dia masa lalu kekasihku. Aku bercerita padanya jika aku sudah mempunyai anak , dan menikah dgn masa lalunya itu , sedemikian rupa aku mengarang cerita sedetil mungkin dengan berteman married by accident. Tidak pernah aku berfikir jika cerita karangan ku itu kini jadi cerita nyata. sebentar lagi aku akan menikah dengan dia yg sudah beratus-ratus hari berada d sampingku. Pernikahan ku ini semua mama yg mngurus; membiayai semua. Mama ku memang tidak sdikitpun marah padaku karna kondisiku ini; dia malaikatku. Tapi mungkin aku yg trlalu takut untuk menatap matanya itu , malu menunjukan kesalahan2 ku. Apa ini yg terbaik buatku ma? Apa ini tidak menyakitimu? Seandainya dulu , aku mengarang cerita dengan indah mungkin skrg tidak seberat ini jdinya. Seandainya tuhan tidak menitipkan dia di rahim ku saat ini, mungkin pernikahanku bukan seperti ini-- Ya, Married By Accident.
hmmm yang sabar ya kakak dibalik semua kejadian pasti ada pelajaran yang dapat kita petik dari kejadian tersebut. kalau boleh saran sih, lain kali kalau ngomong yang baik-baik aja. soalnya setiap perkataan itu sama dengan doa.
Mama memang sosok penolong, meski gimanapun kesalahan kita, mama selalu ada dengan kita. Kamu beruntung punya mama yg baik seperti itu. Sekarang, yang terpenting km jaga kandungan km dan kelak km pun akan jd mama yg baik untuk anakmu. Tetap semangat ya