Saya ga tau apa maksud dari cerita ini, mungkin konyol. Tapi ini yg saya rasakan. Awal nya saya pindah kuliah ke salah satu univ di Bogor. Pertama kali saya masuk kelas ekonomi manajemen saya sendiri mahasiswa smester akhir, langsung pada intinya saya memperhatikan seorang wanita di kelas saya, awalnya biasa tapi lambat laun itu mulai jadi kebiasaan saya, akhirnya saya mencoba beranikan diri untuk kenalan, tepatnya tanggal 6 november 2015. Saya begitu kagum dgn wanita ini, sederhana dan cantik. Hanya beberapa minggu kami mulai akrab, saling bbm,telfon dan sebagainya, rasa sayangpun mulai tumbuh, entah angin apa yang membuat rasa itu begitu cepat tumbuh. Singkat cerita sebulan kemuadian saya mulai memberi tanda akan keseriusan saya, awalnya dia begitu antusias dan sangat positif, kami smakin dekat seakan2 sudah berstatus pacaran, tapi entah kenapa berjalan nya waktu saya mulai merasa aneh, saya bingung dgn kondisi kami, dan ternyata benar kecurigaan saya ternyata dia sudah dekat dgn seorang pria di kelas itu juga selama 6 bulan. Setelah berjalannya waktu, saya terus meminta kepastian sama dia tapi hubungan kami tetap berjalan, saya hanya minta keputusan dari dia agar memilih salah satu. Ini benar2 membuat kepala saya pusing, saya sudah berniat meninggalkan dia, tapi dia seolah tidak mau saya tinggalkan, dan akhirnya saya tegaskan sama dia pas banget jam 00.00 tahun baru saya bilang cinta dan akan serius dengan dia, tapi apa yang saya dapat, dia bilang dia cinta dengan saya, tapi dia belum merasa nyaman dgn saya. Apa maksud dari semua ini? Apa yang dia inginkan dari awal dengan saya? Banyak sekali pertanyaan yang bergelut di pikiran saya, sedangkan wanita ini bilang dia menyukai sifat saya yang perhatian,sabar,romantis,dll, sedangkan berbanding terbalik dengan pria yg dekat selama 6bulan dengan nya, sangat angkuh,emosi dan sbgainya. Dan sekarang saya putuskan untuk meninggalkan wanita ini, semua kontak yang ada di hp sudah saya delcont. Saya tidak tau harus berbuat apa lagi, tapi saya jujur, walaupun dalam waktu 2bulan saya benar2 ingin serius dengannya. Jika sahabat skalian ada yang bisa kasih saran, saya benar2 kacau, pikiran saya tidak karuan, saya masih menghawatirkan dia.