Ini bermula di suatu sore menjelang magribh ,sepulang dari gereja aku pulang ngegunain busway , dari halte dukuh atas aku naik bersama ibuku ,sementara ibuku mencari tempat duduk di depan bagian khusus wanita aku lebih memilih berdiri di dekat pintu keluar -masuk.waktu itu bus cukup penuh sehingga penumpang cukup berdesakan di dalam, di depan aku berdiri ada 2 orang wanita, satu berhijab dan satu lagi berambut panjang.awalnya aku tidak begitu memperhatikan tapi obrolan mereka yang disertai tawa lama-lama mengusik aku. Karena keadaan bus yang penuh ,tidak sengaja bagian belakang wanita berhijab tersebut menyentuh bagian depan tubuhku.Cukup lama kami dalam keadaan tersebut sesekali kami saling menjauh tapi beberapa saat kemudian kembali mendekat,sampai akhirnya aku terbentur kepala dari wanita berhijab tersebut.Aku merasa ia sedikit berjinjit tak lama kemudian terasa juga seakan seperti ia bergetar seperti menahan sesuatu ,awalnya aku tidak mengerti tapi aku tetap cuek aja. beberapa saat kemudian ada seorang pria mengucapkan permisi kepadaku,tapi wanita berhijab itu menghardik pria tersebut,aku masih ingat ucapanya , ia berkata "tunggu sebentar kenapa",sembari dia mengelus-elus dadaku dengan pundaknya,aku masih terdiam tak mengerti meski belakangan ini aku sadar kalau itu isarat dari dia,kemudian halte berikutnya halte pasar rumput tak lama setelah beberapa saat kejadian tersebut tanpa ada sepatah kata pun dia dan temanya turun di halte tersebut,aku melihat ke arah nya sebagian aku masih mengingat siluetnya.ia wanita yang cantik kurasa. Waktu berlalu tak terasa sudah hampir 5 tahun sejak peristiwa itu tapi bayangan tentang dia tidak pudar sama sekali.Aku merasa menyesal atas sikap ku yang tidak membalas sikapnya terhadap aku,sekarang aku cuma bisa berharap dapat bertemu dengan dia lagi dan memulai harapanku padanya.